Kamis, 05 Desember 2013

Antara Musibah dan Ujian

Tanya :
Dalam sebuah hadits,  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((إن الله تعلي إذا أحب قوما ابتلاهم … ))
Sesungguhnya jika Allah ta’ala mencintai suatu kaum, maka ia akan menguji mereka …
Pertanyaannya: Apakah setiap orang yang terkena musibah menunjukkan bahwa dirinya mendapatkan cinta Allah? Dan bagaimanakah membedakan antara orang yang mendapatkan musibah dengan sebab dosanya dikarenakan dosa mendatangkan berbagai musibah dan antara orang yang terkena musibah karena diuji seperti konflik contohnya dan berbagai musibah lainnya. Bagaimana kita mengetahui bahwasanya hal ini termasuk dosa atau termasuk ujian? Berikan fatwa kepada kami, apakah orang-orang demikian mendapatkan pahala?
Jawab:
Berbagai musibah seluruhnya disebabkan dosa-dosa, berdasarkan firman Allah ta’ala:
(( وَ مَا أَصَابَكُمْ مّن مُصِيبَة فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيْكُمْ وَ يَعفُوا عَن كَثشيرٍ))
Dan segala musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Asy-Syura: 30)
Dan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
(( ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَ الْبَحرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدي النّاسِ لِيُذِيٌقَهُم بَعْضَ اللَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ ))
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). “ (Ar-Rum: 41)
Di sisi lain, bagi orang yang beriman, dalam sebuah musibah terdapat kebaikan, karena dengan musibah tersebut Allah membersihkan dosa-dosa dan menutup kesalahan-kesalahan, sehingga dia keluar dari dunia tanpa dosa sedikitpun, seperti dijelaskan dalam sebuah hadits. Hal ini menunjukkan cinta Allah terhadap orang yang beriman. Sesungguhnya Allah membersihkan dosa-dosa orang yang beriman di dunia sampai ia mendatangi akhirat dalam keadaan bersih, maka ia masuk ke dalam surga. Adapun bagi orang kafir, maka Allah mempertahankan dan menganugerahkan berbagai nikmat kepadanya sebagai istidraj (penangguhan hukuman-ed) baginya. Dikarenakan Allah tidak mencintainya, maka Allah memberikan istidraj baginya dengan berbagai nikmat agar menambah kekufuran dan kemaksiatannya sampai ia mendatangi hari kiamat dengan dosa-dosanya, dan ia berada di dalam neraka. Wal ‘iyadzu billah.
Dijawab oleh  Syaikh Shalih Al Fauzan hafidzahullah
*****
Diambil dari kitab Jaami’u Fatawa At Thabib wal Maridh
Penerjemah : Rahadian Faisal (Dokter Muda Fakultas Kedokteran UGM)
(http://kesehatanmuslim.com/)

Minggu, 17 November 2013

Penyakit Diabetes: Bukan Hanya Karena Gula!

Penyakit Diabetes hanya disebabkan banyak makan gula? Tidak juga. Banyak makan lemak juga bisa mengakibatkan kencing manis!

Ya, tidak banyak orang yang tahu kalau tingginya konsumsi lemak tidak hanya mengakibatkan obesitas dan peningkatan risiko penyakit jantung, tetapi juga salah satu faktor terbesar yang menyebabkan penyakit diabetes.

Banyak Makan Lemak = Sakit Diabetes?

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Diabetes Care tahun 2010 menyatakan bahwa tingginya konsumsi lemak bisa menaikkan risiko seseorang terkena penyakit diabetes. Semakin banyak jumlah lemak yang dikonsumsi, risiko diabetes pun semakin meningkat1.

Antara Lemak dan Sakit Diabetes

Penyakit diabetes mellitus bisa terjadi akibat terganggunya kerja insulin. Salah satu faktor yang mengganggu kerja insulin yaitu tingginya kadar lemak di perut.
Semakin banyak lemak yang kita konsumsi dari makanan sehari-hari, semakin banyak pula lemak tersimpan di tubuh kita. Padahal, timbunan lemak bisa membuat sel tubuh menjadi tidak peka terhadap insulin. Hasilnya, kadar gula darah naik di atas normal karena sel tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan optimal, sehingga menyebabkan terkena penyakit diabetes.
Karena alasan demikian, orang yang mengalami kegemukan punya risiko jauh lebih tinggi terkena kencing manis dibandingkan orang dengan berat badan normal. Bahkan, 90% orang yang terkena penyakit diabetes merupakan mereka yang tergolong kegemukan atau obesitas.

Kontrol si Lemak, Cegah Diabetes

Pilihan ada di tangan Anda. Dengan mengurangi porsi lemak dari piring makan Anda plus olahraga, penyakit diabetes bisa diusir jauh.
Eat smarter
Beberapa cara yang bisa dicoba:
  • Ganti makanan yang digoreng atau gulai santan dengan makanan yang dipanggang atau diungkep. Sama enaknya dan lebih rendah lemak.
  • Tidak makan kulit ayam pun bisa mengurangi 50% konsumsi lemak dari ayam.
  • Mengganti cemilan chips atau gorengan dengan popcorn tanpa butter atau buah
Pilih produk rendah lemak atau tanpa lemak (low fat atau non fat)
Penelitian membuktikan kalau pola makan disertai tingginya konsumsi susu tanpa lemak bisa menurunkan risiko diabetes tipe 22.
Minuman juga berperan penting
Selain makanan, terkadang minuman yang sering kita konsumsi pun turut menyumbang porsi lemak yang tidak diinginkan, contohnya: minuman yang mengandung santan seperti cendol, es dawet, kolak, dan juga jenis minuman yang mengandung susu full cream seperti es buah, es krim, milkshake, kopi dengan susu dan whipped cream, dan sejenisnya.
Tak semua lemak juga jahat. Kuncinya, pilih jenis lemak yang tepat!
Tidak semua lemak itu jahat. Memilih makanan dengan lemak baik PUFA (Polyunsaturated Fatty Acid – Asam Lemak Tak Jenuh Ganda) dan MUFA (Monounsaturated Fatty Acid – Asam Lemak Tak Jenuh Tunggal) seperti alpukat dan kacang justru bisa menurunkan risiko penyakit diabetes. Bonusnya, asam lemak tak jenuh PUFA dan MUFA di kacang dan alpukat juga baik untuk jantung Anda2 Pssst, pilih kacang rebus atau kacang sangrai yang rendah garam ya. 
(sumber: http://www.tropicanaslim.com)

Minggu, 13 Oktober 2013

Kisah penyejuk buat org yg diderita penyakit..


::: Kisah Seorang Putri Sholihah yang Menakjubkan :::
Kisah seorang wanita yang bernama 'Abiir yang sedang dilanda penyakit kanker. Ia mengirimkan sebuah surat berisi kisahnya ke acara keluarga mingguan "Buyuut Muthma'innah" (rumah idaman) di Radio Qur'an Arab Saudi, lalu menuturkan kisahnya yang membuat para pendengar tidak kuasa menahan air mata mereka. Kisah yang sangat menyedihkan ini dibacakan di salah satu hari dari sepuluh terakhir di bulan Ramadhan lalu (tahun 2011). Berikut ini kisahnya –sebagaimana dituturkan kembali oleh sang pembawa acara DR Adil Alu Abdul Jabbaar- :Ia adalah seorang wanita yang sangat cantik jelita dan mengagumkan, bahkan mungkin tidak berlebihan jika dikatakan bahwa kecantikannya merupakan tanda kebesaran Allah. Setiap lelaki yang disekitarnya berangan-angan untuk memperistrikannya atau menjadikannya sebagai menantu putra-putranya. Hal ini jelas dari pembicaraan 'Abiir tatkala bercerita tentang dirinya dalam acara Radio Qur'an Saudi "Buyuut Muthma'innah". Ia bertutur tentang dirinya:"Umurku sekarang 28 tahun, seorang wanita yang cantik dan kaya raya, ibu seorang putri yang berumur 9 tahun yang bernama Mayaa'. Kalian telah berbincang-bincang tentang penyakit kanker, maka izinkanlah aku untuk menceritakan kepada kalian tentang kisahku yang menyedihkan….dan bagaimana kondisiku dalam menghadapi pedihnya kankerku dan sakitnya yang berkepanjangan, dan perjuangan keras dalam menghadapinya. Bahkan sampai-sampai aku menangis akibat keluhan rasa sakit dan kepayahan yang aku rasakan. Aku tidak akan lupa saat-saat dimana aku harus menggunakan obat-obat kimia, terutama tatkala pertama kali aku mengkonsumsinya karena kawatir dengan efek/dampak buruk yang timbul…akan tetapi aku sabar menghadapinya..meskipun hatiku teriris-iris karena gelisah dan rasa takut. Setelah beberapa lama mengkonsumsi obat-obatan kimia tersebut mulailah rambutku berguguran…rambut yang sangat indah yang dikenal oleh orang yang dekat maupun yang jauh dariku. Sungguh…rambutku yang indah tersebut merupakan mahkota yang selalu aku kenakan di atas kepalaku. Akan tetapi penyakit kankerlah yang menggugurkan mahkotaku…helai demi helai berguguran di depan kedua mataku.Pada suatu malam datanglah Mayaa' putriku lalu duduk di sampingku. Ia membawa sedikit manisan (kue). Kamipun mulai menyaksikan sebuah acara di salah satu stasiun televisi, lalu iapun mematikan televisi, lalu memandang kepadaku dan berkata, "Mama…engkau dalam keadaan baik..??". Aku menjawab, "Iya". Lalu putriku memegang uraian rambutku…ternyata uraian rambut itupun berguguran di tangan putriku. Iapun mengelus-negelus rambutku ternyata berguguran beberapa helai rambutku di hadapannya. Lalu aku berkata kepada putriku, "Bagaimana menurutmu dengan kondisiku ini wahai Mayaa'..?", iapun menangis. Lalu iapun mengusap air matanya dengan kedua tangannya, seraya berkata, "Waha mama…rambutmu yang gugur ini adalah amalan-amalan kebaikan", lalu iapun mulai mengumpulkan rambut-rambutku yang berguguran tadi dan meletakkannya di secarik tisu. Akupun menangis melihatnya hingga teriris-iris hatiku karena tangisanku, lalu aku memeluknya di dadaku, dan aku berdoa kepada Allah agar menyembuhkan aku dan memanjangkan umurku demi Mayaa' putriku ini, dan agar aku tidak meninggal karena penyakitku ini, dan agar Allah menyabarkan aku menahan pedihnya penyakitku ini….Keeseokan harinya akupun meminta kepada suamiku alat cukur, lalu akupun mencukur seluruh rambutku di kamar mandi tanpa diketahui oleh seorangpun, agar aku tidak lagi sedih melihat rambutku yang selalu berguguran… di ruang tamu…, di dapur…di tempat duduk…di tempat tidur…di mobil…tidak ada tempat yang selamat dari bergugurnya rambutku.Setelah itu akupun selalu memakai penutup kepala di rumah, akan tetapi Mayaa putriku mengeluhkan akan hal itu lalu melepaskan penutup kepalaku. Iapun terperanjak melihat rambutku yang tercukur habis. Ia berkata, "Mama..kenapa engkau melakukan ini ?!, apakah engkau lupa bahwa aku telah berdoa kepada Allah agar menyembuhkanmu, dan agar rambutmu tidak berguguran lagi?!. Tidakkah engkau tahu bahwasanya Allah akan mengabulkan doaku…Allah akan menjawab permintaanku…!!, Allah tidak menolak permintaanku…!!. Aku telah berdoa untukmu mama dalam sujudku agar Allah mengembalikan rambutmu lebih indah lagi dari sebelumnya…lebih banyak dan lebih cantik. Mama…sudah sebulan aku tidak membeli sarapan pagi di sekolah dengan uang jajanku, aku selalu menyedekahkan uang jajanku untuk para pembantu yang miskin di sekolah, dan aku meminta kepada mereka untuk mendoakanmu. Mama…tidakkah engkau tahu bahwasanya aku telah meminta kepada sahabatku Manaal agar meminta neneknya yang baik untuk mendoakan kesembuhanmu??. Mamaa…aku cinta kepada Allah…dan Dia akan mengabulkan doaku dan tidak akan menolak permintaanku…dan Dia akan segera menyembuhkanmu"Mendengar tuturan putriku akupun tidak kuasa untuk menahan air mataku…begitu yakinnya ia…, begitu kuat dan berani jiwanya…lalu akupun memeluknya sambil menangis…".Putriku lalu duduk bertelekan kedua lututnya menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya berdoa agar Allah menyembuhkanku sambil menangis. Ia menoleh kepadaku dan berkata, "Mama..hari ini adalah hari jum'at, dan saat ini adalah waktu mustajaab (terkabulnya doa)…aku berdoa untuk kesembuhanmu. Ustadzah Nuuroh hari ini mengabarkan aku tentang waktu mustajab ini." Sungguh hatiku teriris-iris melihat sikap putriku kepadaku... Akupun pergi ke kamarku dan tidur. Aku tidak merasa dan tidak terjaga kecuali saat aku mendengar lantunan ayat kursi dan surat Al-Fatihah yang dibaca oleh putriku dengan suaranya yang merdu dan lembut…aku merasakan ketentaraman…aku merasakan kekuatan…aku merasakan semangat yang lebih banyak. Sudah sering kali aku memintanya untuk membacakan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas kepadaku jika aku tidak bisa tidur karena rasa sakit yang parah…akupun memanggilnya untuk membacakan al-Qur'an untukku.Sebulan kemudian –setelah menggunakan obat-obatan kimia- akupun kembali periksa di rumah sakit. Para dokter mengabarkan kepadaku bahwa saat ini aku sudah tidak membutuhkan lagi obat-obatan kimia tersebut, dan kondisiku telah semakin membaik. Akupun menangis karena saking gembiranya mendengar hal ini. Dan dokter marah kepadaku karena aku telah mencukur rambutku dan ia mengingatkan aku bahwasanya aku harus kuat dan beriman kepada Allah serta yakin bahwasanya kesembuhan ada di tangan Allah.Lalu aku kembali ke rumah dengan sangat gembira…dengan perasaan sangat penuh pengharapan…putriku Mayaa' tertawa karena kebahagiaan dan kegembiraanku. Ia berkata kepadaku di mobil, "Mama…dokter itu tidak ngerti apa-apa, Robku yang mengetahui segala-galanya". Aku berkata, "Maksudmu?". Ia berkata, "Aku mendengar papa berbicara dengan sahabatnya di HP, papa berkata padanya bahwasanya keuntungan toko bulan ini seluruhnya ia berikan kepada yayasan sosial panti asuhan agar Allah menyembuhkan uminya Mayaa". Akupun menangis mendengar tuturannya…karena keuntungan toko tidak kurang dari 200 ribu real (sekitar 500 juta rupiah), dan terkadang lebih dari itu.Sekarang kondisiku –Alhamdulillah- terus membaik, pertama karena karunia Allah, kemudian karena kuatnya Mayaa putriku yang telah membantuku dalam perjuangan melawan penyakit kanker yang sangat buruk ini. Ia telah mengingatkan aku kepada Allah dan bahwasanya kesembuhan di tangan-Nya…sebagaimana aku tidak lupa dengan jasa suamiku yang mulia yang telah bersedekah secara diam-diam tanpa mengabariku yang merupakan sebab berkurangnya rasa sakit yang aku rasakan.Aku berdoa kepada Allah agar menyegerakan kesembuhanku dan juga bagi setiap lelaki atau wanita yang terkena penyakit kanker. Sungguh kami menghadapi rasa sakit yang pedih yang merusak tubuh kami dan juga jiwa kami…akan tetapi rahmat Allah dan karuniaNya lebih besar dan lebih luas sebelum dan susudahnya"(Diterjemahkan oleh Firanda Andirja, semoga Allah menyegerakan kesembuhan bagi ukhti 'Abiir) (www.firanda.com)

Senin, 15 April 2013

10 Tips Olahraga untuk Diabetesi

Penderita diabetes boleh berolahraga tidak ya?”

Jawabannya tentu saja ya! Sudah banyak jurnal atau penelitian yang menunjukkan manfaat berolahraga secara teratur untuk penderita diabetes. Studi menunjukkan kalau olahraga teratur (termasuk rajin berjalan kaki) bisa memperbaiki kontrol kadar gula darah. Bonus lainnya, olahraga teratur bisa menurunkan berat badan dan cegah perut buncit, plus turunkan risiko sakit jantung1.

Untuk Anda yang ingin berolahraga, 10 tips simpel ini mungkin bisa membantu Anda

Sebelum memulai olahraga:

Ketahui kemampuan Anda

Olahraga memang baik, tapi kalau dilakukan melebihi batas kemampuan, akibatnya tentu kurang baik.
Rekomendasi dari Asosiasi Diabetes Amerika: lakukan Exercise Stress Test sebelum olahraga untuk orang yang telah menderita diabetes selama 10 tahun atau lebih2 dan penderita diabetes yang berusia lebih dari 40 tahun
Anda dapat melakukan tes ini di rumah sakit. Melalui tes ini, Anda dapat mengetahui seberapa besar intensitas olahraga yang dapat Anda lakukan.

Berinvestasi pada sepatu olahraga yang baik

Sepatu olahraga yang bagus = investasi. Dengan sepatu olahraga yang pas dan nyaman, kaki penderita diabetes pun terhindar dari kemungkinan luka yang memicu infeksi.
Waktu terbaik membeli sepatu: di siang hari saat ukuran kaki cenderung lebih besar. Cobalah sepatu dengan memakai kaus kaki (karena kemungkinan besar Anda akan memakai sepatu dengan menggunakan kaus kaki). Lebih baik berhati-hati daripada menyesal karena membeli sepatu yang agak sesak, bukan?
Sebelum berolahraga:
perhatikan dulu apakah ada bagian kaki Anda yang merah atau luka2,3. Pastikan juga untuk menutupi bagian yang luka agar terlindung dari gesekan yang memicu luka atau infeksi.

Diabetes? No problem!

Cek gula darah
Selalu periksa gula darah Anda sebelum berolahraga. Jangan berolahraga saat gula darah sangat tinggi atau sangat rendah (di bawah 100 mg/dl).
Tips:

Kalau gula darah sedang rendah, Anda bisa makan buah, cracker, atau segelas susu/jus, kemudian periksa kembali gula darah Anda. Kalau kadar gula darah sudah normal, Anda bisa berolahraga
Selalu bawa sumber karbohidrat seperti permen, tablet glukosa, gula pasir, atau minuman bergula, untuk menghindari kadar gula darah terlalu rendah setelah berolahraga.
Bawa identitas diri
Bawalah identifikasi diri atau info bahwa Anda menderita diabetes. Beri tahu keluarga Anda/orang lain waktu dan tempat Anda olahraga. Selain mengurangi rasa kuatir mereka, kita bisa juga berjaga-jaga apabila terjadi sesuatu.
Pada saat berolahraga

Waktu

Waktu terbaik untuk olahraga adalah sekitar 1 jam setelah makan, ketika gula darah Anda sedikit lebih tinggi,

Jenis Olahraga Terbaik untuk Diabetes

“Olahraga apa yang paling bagus untuk penderita diabetes?”
Kombinasi olahraga aerobik, latihan beban dan fleksibilitas merupakan olahraga yang direkomendasikan untuk penderita diabetes. Kalau bisa, capailah target untuk beraktivitas fisik selama 150 menit per minggu.
Tips: Target ini bisa dicapai dengan berolahraga selama 30 menit/hari. Cukup mudah, kan?
Latihan fleksibilitas (peregangan) selama 5-10 menit juga bisa dilakukan untuk menyiapkan tubuh sebelum melakukan aktivitas aerobik seperti berjalan kaki atau berenang8.
Aktivitas aerobik sendiri bisa dilakukan dengan rutin berjalan kaki 10 menit, 4-7 hari dalam seminggu.

Latihan Beban: Yes or No?

Jika Anda tidak menderita tekanan darah tinggi atau neuropati diabetik (komplikasi pada saraf akibat diabetes), ada baiknya Anda melakukan latihan beban.
Fakta: diabetesi yang rutin melakukan angkat beban bisa menurunkan kadar gula darah lebih baik daripada yang mengontrol gula darah melalui diet saja.

Stay hydrated

Ingatlah untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan Anda. Sebelum mulai olahraga, minum air terlebih dahulu. Jangan lupa juga untuk minum air selama berolahraga, terutama ketika sudah melakukan olahraga aerobik lebih dari 30 menit.

Setelah berolahraga:

Time for Cooling Down
Sudah olahraga? Bagus! Anda berhasil melakukannya! Untuk menutup sesi olahraga sebelumnya, lakukan peregangan selama 5-10 menit setelah olahraga untuk membuat o tot yang tegang kembali rileks.

Ukur kembali gula darah Anda

Jika Anda merasakan gejala hipoglikemia (kadar gula darah rendah) seperti keringat dingin, pusing, tremor, segera konsumsi karbohidrat sederhana yang dengan cepat menaikkan kadar gula darah. Permen, teh manis, atau jus buah bisa dicoba. Setelah itu, perhatikan keadaan Anda. Apabila gejala hipoglikemi masih berlanjut, disarankan segera cari pertolongan medis.

Olahraga = manajemen diabetes yang lebih baik.

Dengan 10 tips sederhana di atas, olahraga pun terasa mudah dan aman. Setuju?

Sumber : www.tropicanaslim.com