T : Tentang diabetes
J : (Erikar Lebang) Kalau pankreasnya sudah rusak parah, pilihan terbaik adalah dengan membatasi gula dalam ragam bentuk, even fructose. Buah sedang gula seperti apel, jambu air, pir adalah pilihan populer.
Yang dilupakan: penderita diabetes, sering didoktrin menghindari gula sedemikian rupa. Tapi mereka dibiarkan mengkonsumsi protein hewani dalam konsentrasi tinggi (yang ujung-ujungnya juga membebani pankreas), diberi alternatif gula tiruan (yang membebani liver dan ginjal), minum teh (walau tanpa gula tapi mendehidrasi tubuh plus segudang masalah lain) dan segudang kebiasaan buruk tanpa sadar lain. Makanya muncul pemeo “diabetes tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dikontrol”
Pemeo itu jelas jadi mentah saat bertemu dengan pelaku Foodcombining yang baik. Berita baiknya, kalau semua sudah normal, konsumsi buah bisa dilakukan seperti sediakala (Andang Gunawan)
J : (Erikar Lebang) Kalau pankreasnya sudah rusak parah, pilihan terbaik adalah dengan membatasi gula dalam ragam bentuk, even fructose. Buah sedang gula seperti apel, jambu air, pir adalah pilihan populer.
Yang dilupakan: penderita diabetes, sering didoktrin menghindari gula sedemikian rupa. Tapi mereka dibiarkan mengkonsumsi protein hewani dalam konsentrasi tinggi (yang ujung-ujungnya juga membebani pankreas), diberi alternatif gula tiruan (yang membebani liver dan ginjal), minum teh (walau tanpa gula tapi mendehidrasi tubuh plus segudang masalah lain) dan segudang kebiasaan buruk tanpa sadar lain. Makanya muncul pemeo “diabetes tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dikontrol”
Pemeo itu jelas jadi mentah saat bertemu dengan pelaku Foodcombining yang baik. Berita baiknya, kalau semua sudah normal, konsumsi buah bisa dilakukan seperti sediakala (Andang Gunawan)
Hindari semua refined carbohydrate, kalau bisa hindari juga semua produk hewani terutama yang tinggi lemak, pakai minyak seperlunya. Hindari makanan yang mengandung lemak trans. Sebetulnya utk diabetes nomor satu minimize makanan tinggi lemak. Makanan karbohidrat dikontrol aja, pilih yang indeks glikemiknya rendah.(Dr Rozalina Loebis)
Mengenai Diabetes Retinopathy ini memang penyakit yang irreversible. Maklum yang diserang ialah retina yang notabene ialah sel syaraf yg memang sulit regenerasi Karena itu di diskusi beberapa waktu yang lalu, saya selalu tekankan pencegahan diabetik retinopathy ini. Tidak semua orang diabetes mengalami diabetik retinopathy,tergantung regulasi gula darah.
Salah satu pencegahan melambungnya gula darah ya dengan cara pengaturan pola makan seperti Food Combining ini. Diabetes Retinopathy ini sifatnya irreversible, maka penting penting penting sekali pencegahan. Karena bila gula darah sempat tinggi dan sebabkan Diabetik Retinopathy, dan lalu gula darah sudah “normal”, maka efek kerusakan yg ditimbulkan ini menetap Karena itu sekali lagi yang penting pencegahan…dengan FC tentunya.
Tentang Diabetik Retinopathy sudah saya tulis di www(dot)rozalinaloebis(dot)wordpress(dot)com Monggo kalau berkenan dibaca-baca..
https://www.facebook.com/groups/FoodCombiningIndonesia/permalink/473648576068008/
Tentang Diabetik Retinopathy sudah saya tulis di www(dot)rozalinaloebis(dot)wordpress(dot)com Monggo kalau berkenan dibaca-baca..
https://www.facebook.com/groups/FoodCombiningIndonesia/permalink/473648576068008/
selengkapnya : sumber FOODCOMBININGINDONESIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar